Khutbah Pertama Allah SWT berfirman yg artinya;“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit bumi dan gunung-gunung maka semuanya enggan utk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yg berhak menerimanya dan apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dgn adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yg sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adl Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” Dan dalam hadits Rasulullah SAW;“tidak ada iman bagi orang yg tidak ada amanah baginya.” Dan hadits tanda orang munafiq yg tiga “Apabila bicara ia bohong apabila berjanji ia menyalahi apabila diberi amanah ia berkhianat.” Saudara sekalian!Sesungguhnya perkara amanah adl sesuatu yg besar. Langit bumi dan gunung-gunung merasa khawatir dan takut utk memikulnya yg akhirnya dipikul oleh manusia??. Agar orang-orang yg menunaikannya naik derajatnya ke derajat mu’minin muttaqin dan turun orang yg menyia-nyiakannya ke asfalassafiliin . Saudara sekalian!Sesungguhnya amanah itu ada didalam ibadah dan mu’amalat .Adapun amanah didalam ibadah adl anda menunaikan -wahai kaum muslimin- dgn apa yg diwajibkan Allah kepadamu dgn ikhlash kepada-Nya dan mengikuti Rasul-Nya SAW tanpa adanya penambahan dan pengurangan menjunjung tinggi segala perintah menjauhi segala larangan kamu takut kepada Allah secara sembunyi dan terang terangan kamu takut kepadanya dihadapan manusia dan dalam kesendirian krn Allah mengetahui kedipan mata dan apa yg disembunyikan hati kamu menyembah Allah seolah olah kamu melihat-Nya jika kamu tidak melihatnya maka sesungguhnya Dia melihatmu kamu mengaplikasikan dua kaliamat syahadat mendirikan shalat menunaikan zakat puasa ramadhan berhaji ke baitullah dan ber’umrah dan kamu menunaikan apa yg diwajibkan kepadamu dihadapan Tuhanmu krn ingin mendapatkan keridhaannya dan krn takut kemarahan dan kemurkaannya. Maka siapa yg seperti itu maka sesungguhnya dia telah menunaikan amanah dihadapan Tuhannya dan mendapatkan keni’matan yg abadi dgn izin Allah. Dan adapun amanah didalam mu’amalat maka ruang lingkupnya sangatlah banyak sebagiannya adl bahwa kamu ber-mu’amalah dgn manusia sebagaimana kamu menginginkan orang lain mempergaulimu seperti itu dari nasehat dan tutur kata dan kamu memelihara hak-hak mereka yg berhubungan dgn harta ataupun bukan dari tiap sesuatu yg diberi amanah kepadanya baik secara lapaz maupun ‘urf . Amanah juga ada antara seseorang dan istrinya maka diwajibkan kepada masing-masing memelihara yg lain pada harta dan rahasianya maka janganlah menceritakan kepada seseorang tentang hal itu. Dalam sebuah hadits yg shahih dari nabi saw bersabda “Sesungguhnya sejahat-jahat manusia kedudukannya disisi Allah pada hari qiyamat adl seorang laki laki yg berkumpul dgn istrinya dan kemudian salah satu dari keduanya membuka rahasia yg lainnya.” Amanah juga ada antara seseorang dgn temannya ia bercerita kepadanya tentang rahasianya yg ia ketahui bahwasanya ia tidak ingin orang lain mengetahui tentang hal itu kemudian ia berkhianat kepadanya tidak menunaikan sesuatu yg diamanahkan kepadanya membuka rahasianya serta menceritakannya kepada orang lain. Amanah juga ada dalam jual beli sewa-menyewa maka tidak boleh bagi pedagang mengkhianati pembeli dgn mengurangi takaran atau timbangan atau menambah harga atau menyembunyikan aib atau menyamarkan aqad. Pembeli pun tidak boleh mengkhianati penjual dgn mengurangi harga atau mengingkari tidak mau membayar hutang padahal dia mampu . Orang yg menyewakan juga tidak boleh mengkhianati penyewa denga cara mengurangi harga atau mengingkarinya atau suatu mu’amalah yg merugikan penyewa baik itu berupa rumah tempat alat atau yg ditunggangi . Amanah juga terdapat dalam perwakilan dan kekuasaan maka wajib atas wakil melakukan yg terbaik dan ia tidak boleh berkhianat kepada orang yg mewakilkan kepadanya maka ia menjual barang milik muwakkil dalam perdagangannya lbh murah dari nilainya krn berkolusi dgn pembeli. Atau ia membelikan barang utk muwakkil didalam pembeliannya lbh mahal dari harga semestinya krn berkolusi dgn penjual. Dan didalam kekuasaan tiap orang yg berkuasa atau sesuatu yg khusus atau umum maka ia diberi amanah yg wajib ditunaikannya Maka seorang qadhi adl amin amir adl amin pemimpin-pemimpin kantor dan direktur adl amin. Mereka wajib melakukan segala hal yg berhubungan dgn kekuasaan mereka dgn yg lbh baik utk kekuasaan mereka dan pada apa yg mereka diberi kekuasaan sebatas kemampuan mereka. Pengurus pengurus anak yatim mesjid dan orang-orang yg diberi wasiat mereka semua adl amin wajib melaksanakan amanah dgn yg lbh baik. Ketahuilah bahwasanya sebagian dari amanah ada yg berhubungan dgn kebudayaan pendidikan dan pengajaran. Maka wajib atas orang yg melaksanakan itu baik itu pembuat-pembuat manhaj kepala-kepala bagian dan para pembimbing memelihara amanah dalam hal yg demikian itu dgn memilih manhaj yg benar serta pengajar pengajar yg baik membekali para pelajar dgn ilmu dan amal agama dan dunia ibadah dan akhlak. Dan sebagian dari amanah adl memelihara ujian dari permainan dan menganggap remeh memelihara ujian dalam membuat soal yg sesuai kemampuan siswa pemikiran dan keilmuan. Karena soal-soal itu kalau ternyata diatas kemampuan mereka menyusahkan dan menghancurkan mental mereka serta menyia-nyiakan seluruh tahun ajaran mereka dan kalau ternyata lbh rendah dari kemampuan mereka maka soal soal itu memudharatkan pada keilmuan mereka secara umum . Dan sebagian dari memelihara ujian ketika menjawab pertanyaan pertanyaan adl agar pengawas ujian tersebut cerdik dan tidak membiarkan satu kesempatan pun utk bermain dan tidak berkolosi dgn anak kerabatnya dan tidak pula kepada anak temannya krn mereka disini adl sama semuanya sama sama berada dalam tanggung jawab pengawas. Memelihara ujian ketika mengoreksi jawaban adl dgn mengoreksi lembaran jawaban dgn cermat dgn tidak melewati batas yg telah ditentukan dalam peraturan sehingga tidak menzdalimi seseorang atas yg lainnya dan menempati seseorang kecuali ditempat yg semestinya. Sesungguhnya kita terhadap amanah didalam ujian pada tiga tempat tadi maka semua itu utk kemashlahatan semua umat kemashlahatan ilmu dan utk kemashlahatan pelaksana ujian dgn menunaikan amanah atas mereka dan melepaskan tanggung jawab mereka dan utk kebaikan siswa agar mendapatkan derajat keilmuan dan tidak adl bagian mereka hanya ada pada kartu yg mereka bawa atau gelar yg tak ada maknanya dan juga adl kemashlahatan ilmu sekiranaya kuat dan bertambah tambah kebenaran.Ketika melaksanakan ujian kita tidak mementingkan banyaknya siswa yg lulus krn mutu lbh penting dari jumlah. Kalau mereka sedikit pada tahun ini mereka akan bertambah banyak pada tahun berikutnya sekiranya mereka selalu bersungguh sungguh dan menyiapkan diri utk menghadapai ujian. Semoga Allah selalu memberi taufik kepada saya dan kalian semua utk menunaikan amanah dan melepaskan taanggung jawab. Dan semoga Allah memelihara kita dari menyia nyiakannya dan meremehkannaya sesungguhnya Dia maha pemurah lagi mulia. Khuthbah yg kedua Sega la puji bagi Allah sebagai pujian yg baik banyak saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adl utusan Allah. Ya Allah berilah rahmat dan kesejahteraaan atas hamba-Mu dan rasul-Mu pemimpin kami Muhammad dan atas keluarganya dan shahabatnya sekalian. Amma ba’du; Sesungguhnya tiap kita ditanya tentang apa yg ada dibawah tanggung jawabnya dan tiap orang dari kita telah memikul amanah kepemimpinan ini. Ibu dan bapak adl pemimpin dan anak-anak adl amanah dipundak keduanya dari sisi makanan pakaian pendidikan dan keadilan dalam mu’amalah dan pemberian. “Hai orang-orang yg beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Istri istri adl amanah dipundak suaminya “Dan para wanita mempunyai hak yg seimbang dgn kewajibannya menurut cara yg ma’ruf.” Seorang pembantu amanah ada dipundaknya dgn memelihara harta dan menunaikan pekerjaan. Kalian semua adl pemimpin dan tiap orang akan ditanya tentang tanggung jawabnya. Amanah juga ada pada imamah yg kecil dan besar adapun imamah yg kecil yaitu imam didalam shalat. Sebuah amanah besar yg wajib dilaksanakan dgn ikhlash lilaahi ta’ala dan wajib pula mengikuti sunnah dan mencontoh petunjuk Rasulullah SAW dan shahabatnya yg mulia dan mengajarkan orang lain kebaikan dan menunjukkannya kepadanya. Adapun imamah yg besar yaitu khilafah dan penguasa kaum muslimin. Ini adl amanah yg besar Setiap orang yg memegang jabatan ini akan ditanya. Maka menyebarkan agama berdakwah dan mengajarkan orang lain kebaikan termasuk tanggung jawab khalifah dan penguasa yg palin genting serta merupakan kewajiban dan kefardhuan yg palilng utama. Karena sesungguhnya padanya ada kemampuan dan kekuasaan yg lbh banyak dari semua orang. Untuk Dakwah ini harus ada persiapan materi dan tentara. Ini adl manhaj para nabi as. Dengan berdakwah kepada Allah dan mendorong orang lain utk masuk kedalam agama Islam. Jika mereka menolak mereka harus membayar pajak dari tangan dalam keadaan hina. Jika mereka masih enggan membayar pajak maka adl pedang maka jihad dijalan Allah. Karena agama datang utk semua manusia. Ini adl tanggung jawab yg paling penting dan yg paling besar atas seeorang penguasa muslim. Dia adl amanah yg ada dipundaknya dia akan ditanya tentang hal itu pada hari qiyamah apabila menyia-nyiakannya dan seperti itu juga wajib atasnya membela sunnah Nabi SAW dan memeliharanya serta menolak ahli bid’ah hal-hal yg baru dan kebathilan kebathilan memelihara agama dan syari’at dari hal-hal yg baru dan mempertahankan negara Ialam dari berbagai peperangan apakah itu peperangan pemikiran atau peperangasn tentara menegakkan had-had melaksanakan segala hukum atas yg besar maupun yg kecil tanpa ada kolosi dan tanpa penjilatan maka ia memotong tangan pencuri apapun kedudukannya malaksanakan qishahs dalam luka merajam pelaku zinah dan melaksanakan segala apa yg diperintahkan Allah diantara semua orang. Dan sebagian dari amanah adl agar orang yg memegang perkara kaum muslimin melaksanakan tugasnya dgn memelihara harta kaum muslimin dan penarikan pajaknya dgn jalan yg syar’i apakah itu dari jalan ganimah atau zakat atau pajak atau harta yg terpendam dibumi baik yg nampak atau tidak dan agar ia bersungguh-sungguh kedalam baitul mal harta yg haram dari jalan cukai dan pajak. Kemudian membelanjakannya dijalan yg syar’i. Dimulai dari hal yg terpenting dgn mewujudkan mashlahat Islam dan kaum muslimin. Dan sebagian dari amanah adl agar memilih orang-orang tepat utk menduduki jabatan penting dari orang yg sudah terbukti keshalehannya taqwanya serta kecerdasan akalnya. Dan seperti itu pula dalam memilih penasehat dan orang yg dipercaya hal itu harus didasari agama dan akhlak yg lurus . Adapun orang yg memillih seseorang krn kerabatnya atau yg lain dari hal itu padahal ada orang yg lbh berhak maka sesungguhnya ia telah berkhianat kepada Allah rasul-Nya dan seluruh mu’minin. Dan sungguh Allah memuji orang-orang yg beriman krn bahwasanya mereka terhadapi amanah dan janji selalu memelihara. Allah SWT berfirman;“Hai orang-orang beriman janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yg dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui.” Saya mendengar beberapa bulan yg lalu seorang penjabat disalah satu negara Islam ia berbicara tentang riwayat hidupnya maka iapun mengatakan tentang dirinya bahwasanya ia ketika merantau keluar negri utk belajar dan menetap lbh dari sepuluh tahun sampai berhasil mendapatkan syahadah ‘aliyahnya kemudian pulang utk mengabdi dinegri ini dan ia pun selalu naik pangkat sampai mendapatkan jabatannya saat ini. Lalu seorang penyiar bertanya kepadanya tentang buku-buku yg pernah dibacanya atau yg sedang dibacanya ia pun menjawab; sesungguhnya ia sejak kecil sampai sekarang tidak pernah membaca buku kecuali buku-buku yg berbahasa Inggris saja dan ia tidak pernah membaca buku-buku berbahasa arab maksudnya hampir tiga puluh tahun tidak pernah membaca buku berbahasa Arab saya memperkirakan dan saya mendengarkannya bahwa ia akan mengecualikan Al-Qur’an atau sedikit dari sirah nabi tetapi sayang ia tidak melakukannya. Ketika ditanya tentang apa saja yg jadi perhatiannya di sarana-sarana informasi ia pun menjawa bahwa ia tidak pernah menyaksikan kecuali berita-berita Amerika saja. Aku pun berkata; bagaimana orang ini memerintah dan orang-orang yg sepemikiran dengannya menjadikan bahasanya dan negrinya sesuatu yg asing keasingan bagi Al-Qur’an dan Sunnah nabinya saw. Bahkan ia merasa lbh tinggi sampai-sampai atas sarana informasi yg berbicara dgn bahasanya memukul beduk untuknya dan orang-orang yg sepertinya berseruling dgn ketidakbenaran maka ia tidak mau mendengarkannya. Bagaimana diberi amanah orang yg seperti ini utk memegang jabatan. Sesungguhnya pemberian jabatan adl amanah dan ia adl beban yg tidak mungkin kecuali utk orang-orang yg bertaqwa telah diriwayatkan dalam shahih Jami’ bahwasanya Nabi SAW bersabda;“Sungguh berkeinginan seseorang agar jatuh dari bintang kartika dan bahwasanya ia tidak memegang apapun dari urusan orang banyak.” Sesungguhnya dasar dalam kekuasaan adl keadilan dan tiada keadilan kecuali dari orang bertaqwa yg shaleh. Dan diriwayatkan dalam Shahih Jami’ bahwasanya Nabi SAW besabda “jika kamu kehendaki saya akan ceritakan tentang pemerintahan pertamanya adl celaan yg kedua penyesalan yg ketiga azab pada hari qiyamat bagi yg tidak adil.” Dan Rasulullah SAW telah menceritakan bahwa sebagian dari tanda-tanda hari qiyamat adl ketika amanah sudah disia-siakan dan sebagian dari disia-siakannya amanah adl diserahkannya jabatan kepada yg bukan ahlinya. Saudara saudara sekalian! Sesungguhnya seorang wali yg shaleh dari penjabat amirul mu’minin Umar bin Khaththab ra membaca satu sya’ir yg didalamnya ada pujian dan angan-angan dgn meminum arak . Ketika Umar mendengar hal tersebut iapun memanggilnya mencelanya serta mencopot jabatannya. Penjabat itu berkata; “Hai amirul mu’minin demi Allah tidak pernah satu haripun saya meminum arak hanyasanya itu adl sya’ir yg saya katakan saja.” Umar menjawab “Dengan sebab apa yg kamu katakan maka tidak akan pernah jabatan apapun untukku setelah hari ini.” Diambil/diadaptasi dari khutbah Syekh Marzuki Salim di Masjid Masjid Ar-Rahmah - Mekkah Mukarramah

sumber file al_islam.chm


hadits azab pedagang ujian allah terhadap jabatan