“Hai orang-orang yg beriman sesungguhnya khamr berjudi berhala mengundi nasib adl perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu dgn khamr dan berjudi itu dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan dari salat; maka berhentilah kamu .” . Maraknya produksi dan penjualan minuman keras di negara kita sekarang ini sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini sepertinya ingin mempertegas bahwa bangsa kita sedang dalam proses menjadi sebuah bangsa yg teler. Ditambah lagi dgn membanjirnya produk-produk luar negeri bahkan sedikit demi sedikit mulai dijual bebas. Belum lagi masalah narkoba yg sulit ditanggulangi juga menjadi masalah yg semakin bertambah tiap harinya. Korbannya tak hanya orang dewasa tetapi juga pemuda dan bahkan anak-anak. Bahayanya? O banyak sekali. Dapatkah Anda membayangkan apa yg akan dilakukan oleh orang yg sudah kehilangan akal dan kontrol diri? Banyak hal tak terduga yg akan dilakukannya tanpa beban sedikit pun. Mulai dari merusak rumah tangga sendiri membunuh merampok menodong dan lain sebagainya. Otomatis seseorang akan terhalang dari salat dan mengingat Allah jika berada dalam keadaan teler dan mabuk. Inilah yg memang diinginkan setan. Keyakinan bodoh pengonsumsi miras bahwa stress bisa hilang beban pikiran bisa terbang dgn minuman keras kadang dijadikan suatu alasan utk membenarkan perbuatannya. Belum lagi alasan-alasan lain yg dibuat-buat. Lebih mengherankan lagi adl apa yg melandasi pemerintah memberi izin merek tertentu orang tertentu atau perusahaan tertentu utk memproduksi mengimpor dan menjual minuman keras. Apakah ada survei bahwa bangsa ini sedang membutuhkan minuman keras? Atau mungkin mereka sendiri yg membutuhkannya lalu melegalkannya utk memenuhi selera mereka? Wallahu a’lam. Penyakit lain adl judi. Mental-mental judi jika sudah merasuki jiwa seseorang niscaya akan merusak jiwa dan akalnya. Melegalisasikan perjudian dgn melakukan lokalisasi di wilayah tertentu bukanlah solusi yg tepat. Kami pernah punya pengalaman melihat bagaimana pengaruh judi terhadap pelakunya. Dulu ada yg namanya SDSB. Tetapi ternyata para penjudi itu tidak hanya puas dgn SDSB. Banyak cara-cara judi yg tak masuk akal yg mereka lakukan. Contohnya dua pihak yg berjudi sama-sama makan sepotong kecil tebu setelah itu mereka lemparkan. Nah ampas siapa yg lbh dulu dihinggapi oleh lalat maka dialah yg menang. Ironinya mereka rata-rata adl orang-orang kurang mampu. Kebanyakan mereka hanya penjual sayuran atau rempah-rempah di pasar mingguan petani kecil tukang bendi dan sejenisnya. Sebenarnya hanya ada satu kata utk miras dan judi yaitu “perang”. Satu hal lagi yg dilarang Allah adl melakukan kurban utk berhala-berhala atau selain Allah. Bentuknya tidak terbatas hanya pada menyembelih binatang tetapi juga dgn mempersembahkan sesajen ke laut dan sejenisnya. Perbuatan ini jelas-jelas berbau syirik. Namun setan membungkusnya dgn berbagai hal yg berbau Islami sehingga orang-orang yg tidak mengerti menyangka bahwa apa yg mereka lakukan adl ajaran Islam padahal tidak sama sekali. Setan tidak hanya masuk melalui pintu-pintu kejahatan utk menyesatkan manusia tetapi ia juga masuk melalui pintu-pintu ibadah dgn menimbulkan ritual baru yg dibungkus dgn beberapa hal berbau Islam. Tujuannya tak lain adl menyesatkan kaum muslimin dan manusia pada umumnya. Di negeri ini ritual-ritaul pengorbanan dan persembahan sesajen masih sangat sering dilakukan di berbagai pelosok. Yang menyedihkan adl mereka yg melakukannya notabene adl kaum muslimin bahkan mereka menganggap hal itu ajaran Islam. Subhaanallah..! Juga sama halnya dgn mengundi nasib meramal dan sejenisnya. Nasib adl perkara gaib yg tidak diketahui kecuali oleh Allah. Para peramal itu hanya menerka-nerka dan sebagian meneruskan bisikan setan kepadanya. Sesuatu yg bersifat spekulatif kadang-kadang memang mengena tetapi itu tetap tidak mengubah statusnya dari hal yg spekulatif. Ramalan bintang shio membaca telapak tangan kartu tarot dan sejenisnya merupakan variasi bentuk dari meramal dan mengundi nasib. Bentuk berbeda tetapi hakikatnya sama. Empat perkara yg disebutkan di atas termasuk perbuatan keji perbuatan setan. Setan memang ingin menjerumuskan manusia ke jurang kekejian. Dua yg pertama merupakan perbuatan yg merusak zhahir kehidupan manusia walaupun punya pengaruh pada jiwa manusia sedangkan yg dua terakhir merupakan perbuatan yg merusak akidah manusia. Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal yg dilarang-Nya. Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

sumber file al_islam.chm


menyembah berhala dampak perjudian dan miras