Barokah Dakwah Tauhid

penulis Al-Ustadz Abu Abdillah Luqman Baabduh
Syariah Kajian Utama 24 - Maret - 2006 20:18:46

Setiap kebenaran dan yg diridhai Allah niscaya akan mengundang barakah-Nya. Demikian pula dakwah tauhid.

Di antara bentuk rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap hamba-hamba-Nya adl dimunculkan para ulama yg tampil utk menegakkan Al-Haq dan mengajarkan kepada umat serta mengembalikan mereka kepada bimbingan Al-Kitab dan As-Sunnah sesuai dgn pemahaman Salaful Ummah. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ اْلأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِيْنَهَا

“Sesungguh Allah akan munculkan utk umat ini tiap awal/penghujung seratus tahun seorang yg memperbaharui dien.” 1
Pada tiap generasi pun Allah munculkan orang2 yg akan mengemban amanah ilmu serta menjaga dari upaya-upaya penyimpangan. Sehingga tdk satu kesesatan pun yg ditebarkan di tengah umat kecuali para ulama akan tampil utk membantahnya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَحْمِلُ هَذَا الْعِلْمَ مِنْ كُلِّ خَلَفٍ عُدُوْلُهُ يُنْفُوْنَ عَنْهُ تَحْرِيْفَ الغَالِيْنَ وَانْتِحَالَ الْمُبْطِلِيْنَ وَتَأْوِيْلَ الْجَاهِلِيْنَ

“Ilmu agama ini akan terus dibawa oleh orang2 adil dari tiap-tiap generasi yg selalu berjuang membersihkan agama ini dari:
Tahriful Ghalin .
Intihalul Mubthilin
Ta`wilul Jahilin 2
Di antara para ulama besar tersebut sekaligus sebagai salah satu Mujaddid bagi umat ini adl Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman At-Tamimi An-Najdi rahimahullahu. Beliau berdakwah utk memurnikan tauhid umat yg ketika itu telah banyak diracuni oleh kesesatan aqidah tashawwuf yg mengarah kepada kesyirikan.
Berbagai bentuk praktek amalan yg menyelisihi Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyelimuti negeri Najd khusus dan negeri-negeri yg lain pada waktu itu. Dengan izin Allah kemudian perjuangan beliau rahimahullahu berbagai bentuk kesyirikan dan bid’ah di negeri Najd dan sekitar berhasil dikikis secara perlahan. Beliau pun berupaya utk menegakkan syariat Islam dan mengajak umat utk beriman dgn iman yg murni sesuai dgn bimbingan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Iman yg bersih dari aqidah sesat wihdatul wujud bid’ah aqidah Asy’ariyyah dlm perkara Al-Asma` wash Shifat bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala serta kesesatan aqidah Khawarij Mu’tazilah Jahmiyyah Syi’ah dan yg lainnya. Sehingga aqidah Ahlus Sunnah dan salafush shalih benar-benar tumbuh subur di negeri Najd.
Dengan itu semua beliau telah merealisasikan syarat-syarat terwujud janji Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi umat ini yg termaktub dlm surat An Nur: 55 sebagaimana telah disebutkan pada pembahasan sebelumnya.
Memang benar telah tegak sebuah Daulah Islamiyyah yg berasaskan tauhid dan Sunnah sebagaimana kita saksikan sekarang yaitu Al-Mamlakah Al-’Arabiyyatus Su’udiyyah.

Persaksian Ulama-ulama Besar Ahlus Sunnah tentang Daulah Tauhid Ini
1. Persaksian Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullahu:
“Negara Saudi Arabia ini adl Daulah Islamiyyah walillahil hamdu. Daulah ini memerintahkan kepada yg ma’ruf serta mencegah dari yg munkar. Daulah ini juga menyeru utk berhukum kepada syariat .”
Beliau berkata pula: “Sesungguh permusuhan terhadap daulah ini berarti permusuhan terhadap Al-Haq dan tauhid. Negara manakah yg sekarang menegakkan tauhid ?”
2. Persaksian Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu:
“Negeri ini sebagaimana yg kalian ketahui adl negeri yg berhukum dgn syariat Islam.”
3. Persaksian Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullahu:
“Aku memohon kepada Allah utk melanggengkan ni’mat kepada bumi Al-Jazirah dan seluruh negeri muslimin dan agar menjaga daulah tauhid ini dgn kepemimpinan Khadimul Haramain Al-Malik Fahd dan semoga Allah memanjangkan umur beliau dlm ketaatan dan perkara yg tepat”
4. Persaksian Muhadditsul Yaman Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu:
“Wajib atas tiap pribadi muslim di seluruh negeri Islam utk bekerja sama dgn pemerintahan ini walaupun sekedar sebuah ucapan yg baik. Karena musuh negeri ini sangatlah banyak dari dlm maupun dari luar Dan para ulama suu` menjelekkan pemerintahan Saudi ini bahkan mungkin mengkafirkannya Dan kaum hizbiyyah itu jahat mereka mempersiapkan diri utk menyerang negeri ini kapan saja mereka mampu melakukannya. mk seharus mereka tdk diberi kesempatan sedikitpun dan tdk dibantu dlm kebatilan mereka tersebut.”
5. Persaksian Asy-Syaikh Hammad Al-Anshari rahimahullahu:
“Sejak penghujung Daulah ‘Abbasiyyah sampai beberapa waktu yg lalu negara-negara Islam berada di atas aqidah Asy’ariyyah atau Mu’tazilah. Oleh krn itu kita meyakini bahwa Daulah Saudi Arabia ini telah menyebarkan aqidah salafiyyah aqidah para salafush shalih setelah beberapa waktu lama sempat terputus dan terjauhkan dari aqidah tersebut kecuali sedikit orang saja.”
Dari negeri tauhid dan sunnah ini telah muncul manfaat yg sangat besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Hal ini terwujud dlm berbagai bidang antara lain:
1. Bidang keilmuan
Negeri ini menjadi mercusuar ilmu-ilmu Islam dan aqidah Ahlus Sunnah. Di dlm dipenuhi para ulama kibar dari dlm maupun luar. Sejak masa Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu hingga masa kini terus bermunculan para ulama besar yg membimbing umat di seluruh dunia. Betapa besar kebutuhan umat terhadap ilmu fatwa dan bimbingan mereka. Buku-buku dan karya ilmiah mereka memenuhi dunia. Dibaca dan disimak oleh kaum muslimin. Tercatat sekian nama besar ulama dunia yg telah belajar dan menimba ilmu dari mereka.
2. Bidang dakwah dan pendidikan
Daulah tauhid ini berupaya dgn sekuat tenaga utk menyebarkan aqidah tauhid dan sunnah di seluruh penjuru dunia. Hal itu mereka lakukan dengan:
a. Pengiriman dai-dai ke manca negara.
b. Mendirikan berbagai macam lembaga pendidikan di dlm negeri yg memberi kesempatan kepada para pelajar dari berbagai negeri utk menuntut ilmu dgn segala fasilitas dan kemudahan yg disediakan Pemerintah Saudi Arabia yg mungkin para pelajar tersebut justru tdk pernah mendapatkan di negeri mereka masing-masing.
c. Memprakarsai pembangunan lembaga pendidikan di berbagai negeri mulai dari tingkat madrasah ibtidaiyyah hingga perguruan tinggi dan pondok-pondok pesantren baik di benua Afrika Eropa maupun Asia. Dana dan fasilitas pun disediakan demi kelancaran pendidikan tersebut. Demikian juga kitab dan buku-buku paket ataupun non paket yg dibagikan secara gratis di samping ada beasiswa dan tunjangan lainnya.
d. Pencetakan jutaan eksemplar mushaf Al-Qur`an dgn Rasm ‘Utsmani dgn bentuk cetakan yg lux dan dibagikan secara gratis ke seluruh dunia. Dilanjutkan dgn penerjemahan mushaf Al-Qur`an ke dlm berbagai bahasa dunia dgn jumlah jutaan eksemplar dan dibagikan secara gratis pula.
3. Bidang sosial politik dan keamanan
Dakwah tauhid ini dgn izin Allah telah berhasil menyatukan kabilah-kabilah di Najd di atas tauhid dan sunnah. Sehingga mengakhiri berbagai macam permusuhan berkepanjangan yg ada selama ini . Umat pun bersatu dlm satu daulah yg mengibarkan panji-panji tauhid dan sunnah.
Dakwah ini tersebar dan disambut di berbagai negeri dan menumbuhkan semangat beragama dan berjihad pada umat Islam yg selama ini terkubur dlm kubungan syirik bid’ah dan khurafat. Hal ini tentu saja menyulut gelora perlawanan kaum muslimin di berbagai negeri utk bangkit berjihad melawan para penjajah kafir baik di Afrika Utara melawan Inggris dan Prancis di Aljazair dan Libya menghadapi Italia di India melawan Inggris termasuk juga di Indonesia dlm menghadapi penjajah kafir Belanda serta masih banyak lagi yg lainnya3.
Fenomena ini meresahkan para penjajah kafir Eropa yg selama ini menjajah negeri-negeri muslimin disertai upaya pemurtadan umat Islam. Hal ini mendorong negara-negara Eropa utk menyulut kebencian Daulah Utsmani terhadap dakwah tauhid ini.
Itulah perjalanan dakwah tauhid dgn segala fenomena dan tantangan yg mewarnainya. Semua itu mengandung hikmah yg besar. Di antara adl apa yg Allah sebutkan dlm ayat-Nya:

ألم. أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُوْلُوا آمَنَّا وَهُمْ لاَ يُفْتَنُوْنَ. وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِيْنَ

“Alif Laam Miim. Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan: ‘Kami telah beriman’ sementara mereka tdk diuji lagi? Dan sungguh Kami telah menguji orang2 yg sebelum mereka. mk sungguh Allah mengetahui orang2 yg benar dan sungguh Dia mengetahui orang2 yg dusta.”
Wallahu a’lam.

1 HR. Abu Dawud no. 4291; Abu ‘Umar Ad-Dani 1/45; Al-Hakim 4/522 dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu Hadits ini dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dlm Ash-Shahihah no. 599.
2 Asy-Syaikh Al-Albani dlm Misykatul Mashabih menukilkan penshahihan Al-Imam Ahmad dan Al-’Ala`i terhadap hadits ini.
3 Lihat kitab Tash-hihu Khatha`in Tarikhi Haula Al-Wahhabiyyah Dr. Muhammad bin Sa’d Asy-Syuwai’ir hal. 63-74

Sumber: www.asysyariah.com

Related Post:
  • Kritik Terhadap Kebatilan dan Pelakunya
  • Kewajiban Mengikuti Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
  • Cara-Cara Batil Menegakkan Daulah Islamiyah
  • Sosok Pembaharu Bukanlah Pengacau Agama, Politikus atau Pemberontak
  • Tidak Menyerupai Orang Kafir
  • HUKUM MELAFAZKAN NIAT
  • Hukum Ziarah Kubur bagi Wanita
  • Bekerja dan Beramal
  • Bentuk-Bentuk Tasyabbuh
  • Allah Selalu Bersamamu
  • Islam Di Antara Hantaman Badai Peradaban Kuffar
  • Mengusap Khuf
  • Keutamaan Ilmu dan Ulama
  • Jihad Harus Didasari Ilmu
  • Al Qur’an Berbicara tentang Al Jarh wa At Ta’dil

  • Tag : , , , , , , , , , , , , , , , , , , , arti barokah arti rahmat Allah ash syariah tauhid ayat tentang menuntut ilmu baroakh dakwah tauhid barokah barokah ir id cara kerj alu dakwah aqidah tauhid dakwah menyatukan ummah
    You can leave a response, or trackback from your own site.