Calon orang besar memulai perubahan Tausyiah Aa Gym
CALON ORANG BESAR MEMULAI PERUBAHANby :KH Abdullah Gymnastiar Kita ini terlalu banyak menggunakan waktu tenaga dan pikiran utk sesuatu di luar diri kita. Juga terlalu banyak energi dan potensi kita utk memikirkan selain diri kita baik itu merupakan kesalahankeburukanmau pun kelalaian. Namun ternyata sikap kita yg kita anggap kebaikan itu tak efektif utk memperbaiki yg kita anggap salah. Banyak orang yg menginginkan orang lain berubahtapi ternyata yg diinginkan itu tak kunjung terwujud. Kita sering melihat orang yg menginginkan Indonesia berubah. Tapi pada saat yg bersamaan ternyata keluarga ‘babak belur’ di kantor sendiri tak disukai di lingkungan masyarakat tak bermanfaat. Itu nama terlampau muluk. Jangankan mengubah Indonesia mengubah anak saja tak mampu. Banyak yangmenginginkan situasi negara berubah tapi kenapa merubah sikap istri saja tak sanggup. Jawab adalah: kita tak pernah punya waktu yg memadahi untuk bersungguh-sungguh mengubah diri sendiri. Tentu saja jawaban ini tak mutlak benar. Tapi jawaban ini perlu diingat baik-baik. Siapa pun yg bercita-cita besar rahasia adl perubahan diri sendiri.Ingin mengubah Indonesia cara ubah saja diri sendiri. Betapapun kuat keinginan kita untuk mengubah orang lain tapi kalau tak dimulai dari diri sendiri semua itu menjadi hampa. Setiap keinginan mengubah hanya akan menjadi bahan tertawaan kalau tak dimulai dari diri sendiri. Orang di sekitar kita akan menyaksikan kesesuaian ucapan dgn tindakan kita. Boleh jadi orang yg banyak memikirkan diri sendiri itu dinilai egois.Pandangan itu ada benar jika kita memikirkan diri sendiri lalu hasilnyajuga hanya utk diri sendiri. Tapi yg dimaksud di sini adl memi kirkan diri sendiri justru sebagai upaya sadar dan sungguh-sungguh utk memperbaiki yg lbh luas. Perumpamaan yg lebih jelas utk pandangan ini adl seperti kita membangun pondasi utk membuat rumah. Apalah arti kita memikirkan dinding memikir kan genteng memikirkan tiang sehebat apa pun kalau pondasi tak pernah kita bangun. Jadi yg merupa kan titik kelemahan manusia adl lemah kesunggu han utk mengubah diri yg diawali dgn kebe ranian melihat kekurangan diri. Pemimpin mana pun bakal jatuh terhina manakala tak punya keberanian mengubah dirinya. Orang sukses mana pun bakal rubuh kalau dia tak punya keberanian utk mengubah dirinya. Kata kunci adl keberanian. Berani mengejek itu gampang berani menghujat itu gampang tapi tak sembarang orang yg berani meli hat kekurangan diri sendiri. Ini hanya milik orang- orang yang sukses sejati. Orang yg berani membuka kekurangan orang lain itu biasa. Orang yg berani membincangkan orang lain itu tak istimewa. Sebab itu bisa dilakukan orang yg tak punya apa-apa sekali pun. Tapi kalau ada orang yang berani melihat kekurangan diri sendiri berta tentang kekurangan itu secara sistematis lalu dia buat sistem utk melihat kekurangan dirinyainilah calon orang besar. Mengubah diri dgn sadar itu juga mengubah orang lain. Walaupun dia tak mengucap sepatah kata pun utk perubahan itu perbuatan sudah menjadi ucapan yg sangat berarti bagi orang lain. Percayalah kegigi han kita memperbaiki diri akan membuat orang lain melihat dan merasakannya. Memang pengaruh dari kegigihan mengubah diri sendiri tak akan spontan dirasakan. Tapi percayalah itu akan membekas dalam benak orang. Makin lama bekas itu akan membuat orang simpati dan terdorong utk juga melakukan perubahan ke arah yg lbh baik. Ini akan terus berimbas dan akhir seperti bola salju. Perubahan bergulir semakin besar. Jadi kalau ada orang yg berta tentang sulit mengubah anak sulit mengubah istri jawaban dalam diri orang itu sendiri. Jangan dulu menyalahkan orang lain ketika mereka tak mau berubah. Kalau kita sebagai ustadz kyai jangan banyak menyalahkan santrinya. Ta dulu diri sendiri.Kalau kita sebagai pemimpin jangan banyak menyalahkan karyawan lihat dulu diri sendiri seperti apa. Kalau kita sebagai pemimpin negara jangan banyak menyalahkan rakyatnya.Lebih baik para penyelenggara negara gigih memperbaiki diri sehingga bisa menjadi teladan. Insya Allah walaupun tanpa banyak berkata dia akan membuat perubahan cepat terasa jika berani memperbaiki diri. Itu lbh baik dibanding banyak berkata tapi tanpa keberanian menjadi suri teladan. Jangan terlalu banyak bicara. Lebih baik bersungguh-sungguh memperbaiki diri sendiri. Jadikan perkataan makin halus sikap makin mulia etos kerja makinsung guh-sungguh ibadah kian tangguh. Ini akan disaksikan orang. Membicarakan dalil itu suatu kebaikan. Tapipembicaraan itu akan menjadi bumerang ketika perilaku kita tak sesuai dgn dalil yg dibicarakan.Jauh lebih utama orang yg tak berbicara dalil tapi berbuat sesuai dalil. Walaupun tak dikatakan diri sudah menjadi bukti dalil tersebut. Mudah-mudahan kita bisa menjadi orang yg sadar bahwa kesuksesan diawalidari keberanian melihat kekurangan diri sendiri. Amien
sumber : file chm bundel Tausyiah Manajemen Qolbu Aa Gym
memperbaiki dan merubah diri Perubahan diri pada diri sendiri
