BAB III
PEMINANGAN

Pasal 11
Peminangan dapat langsung dilakukan oleh orang yg berkehendak mencari pasangan jodoh tapi dapat pula dilakukan oleh perentara yg dapat dipercaya.

Pasal 12

  1. Peminangan dapat dilakukan terhadap seorang wanita yg masih perawan atau terhadap janda
    yg telah habis masa iddahya.
  2. Wanita yg ditalak suami yg masih berada dalam masa iddah raj”iah haram dan dilarang
    utk dipinang.
  3. Dilarang juga meminang seorang wanita yg sedang dipinang pria lain selama pinangan pria
    tersebut belum putus atau belum ada penolakan dan pihak wanita.
  4. Putus pinangan utk pria krn ada pernyataan tentang putus hubungan pinangan
    atau secara diam-diam. Pria yg meminang telah menjauhi dan meninggalkan wanita yg
    dipinang.

Pasal 13

  1. Pinangan belum menimbulkan akibat hukum dan para pihak bebas memutuskan hubungan
    peminangan.
  2. Kebebasan memutuskan hubungan peminangan dilakukan dgn tata cara yg baik sesuai
    dgn tuntunan agar dan kebiasaan setempat sehingga tetap terbina kerukunan dan saling
    menghargai.

Sumber: Kompilasi Hukum Islam di Indonesia Direktorat Pembinaan Peradilan Agama Islam Ditjen Pembinaan Kelembagaan Islam Departemen Agama 2001


cara islam meminang calon istri aturan meminang hukum wanita memutuskan hubungan