Harian Media Indonesia dan Metro TV, Antek Zionis?
Pada tanggal 5 April yg lalu Harian Media Indonesia menulis editorial -yang merupakan sikap resmi sebuah media- dgn judul ?Melihat Palestina dgn Akal Sehat? dimana isi dari editorial tersebut merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap Islam dan umat Islam. Tulisan itu merupakan respons negatif terhadap aksi-aksi pengutukan Israel serta Amerika sebagai backing yg dilancarkan oleh berbagai elemen Islam di seluruh tanah air. Editorial yg sangat tendensius itu menghukumi orang yg tidak sependapat dgn penulis ?Laurens Tato yg ternyata seorang Kristen- ?dengan tidak berakal sehat?. Penulis juga berpendapat ?pada alinea kedua- bahwa agresi Israel yg semakin mengganas adl sebagai aksi balas dendam terhadap bom syahid . Point lain yg juga menyakiti hati umat Islam adl pendapat Media Indonesia yg menyebutkan bahwa menghajar Amerika Serikat dan Barat akan mempersulit posisi Indonesia dalam banyak soal padahal sebagaimana kita ketahui Amerika dan antek-anteknya senantiasa mempermainkan Indonesia utk berbagai kepentingan dan sudah seharusnya kita melawan serta bersikap tegas terhadap intervensi Amerika yg senantiasa mendikte pemerintah Indonesia. Media Indonesia juga berpendapat bahwa simpati yg terbangun atas dasar keagamaan adl merupakan kerumitan terbesar . Dan ketika simpati tersebut terbangun atas dasar agama pasti kehilangan kejelasan dan penjelasan . Dalam alinea ke 10 tertulis ?Hanya celakanya di Indonesia agama tidak saja sangat dihormati tetapi juga sangat ditakuti?. Pernyataan tersebut jelas merupakan pelecehan terhadap keberadaan agama yg dijunjung tinggi oleh lbh 80% penduduk Indonesia. Reaksi pun berdatangan pada hari Senin tanggal 8 April perwakilan dari 22 ormas Islam melakukan somasi ke Harian tersebut juga Metro TV utk mengklarifikasi dan meminta Media Indonesia dan Metro TV meminta maaf secara terbuka. Dengan tenggang waktu tiga hari seluruh jajaran redaksi kedua media tersebut diminta utk mempertimbangkan niat baik ke 22 ormas Islam tersebut utk mengakui kesalahan serta kecerobohan mereka dalam menurunkan editorial yg telah menyakiti hati umat. Tetapi setelah habis waktu tiga hari rupanya kedua media tersebut tetap bersikukuh mempertahankan editorial tersebut dan tidak sudi utk meminta maaf atas kesalahan dan kecerobohannya bahkan terbersit kabar bahwa pimred Media Indonesia lbh ?menantang? ke 22 ormas Islam yg tergabung dalam Komite Pembebasan Al Aqsha beradu di pengadilan. Sikap menantang yg dipertontonkan oleh jajaran pimpinan kedua media tersebut jelas sangat merugikan mereka krn dgn begitu akan menimbulkan kecurigaan besar dikalangan umat Islam akan peran zionis Israel yg dimainkan oleh Media Indonesia dan Metro TV. Oleh krn itu jangan salahkan umat Islam bila bereaksi keras terhadap sikap kepala batu mereka. Siapa menabur angin akan menuai badai. Tunggu saja.
sumber file al_islam.chm
Related Post:Tag : artikel islam 0 0h 3 antek zionis indonesia antek zionisme download koran media indonesia editorial media indonesia hari ini editorial media indonesia metro tv editorial media indonesia metro tv hari ini
You can leave a response, or trackback from your own site.
