Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al UtsaiminSoal 13 : Apabila seorang suami memaksa istrinya utk berjima’ pada siang hari di bulan Romadlon dalam keadaan keduanya menjalankan puasa dan keduanya tidak mampu utk memerdekakan budak atau menjalankan puasa denda 2 bulan berturut-turut krn kesibukannya dalam mencari nafkah apakah cukup baginya memberi makan pada Si miskin ? Berapa kadar/jumlahnya ?Jawab : Apabila seorang suami memaksa istrinya utk berjima’ pada siang hari di bulan Romadlon dalam keadaan keduanya menjalankan puasa maka puasa seorang istri tersebut sah dan tidak diwajibkan atasnya membayar kaffaroh/denda.Sedangkan suaminya wajib baginya mengqodlo’ puasanya dan membayar kaffaroh/denda apabila terjadi hal yg demikian. Kaffaroh/dendanya yaitu memerdekakan budak apabila tidak ada maka wajib menjalankan puasa 2 bulan berturut-turut apabila tidak mampu maka memberi makan kepada 60 orang miskin berdasarkan hadits Abu Hurairah t yg dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim. .{Di terjemahkan oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Fatawa As Shiyam Syaikh bin Baz dan Syaikh Utasimin Syarhul Mumthi’ Ibnu Utsaimin Ijabatus Sail Syaikh Muqbil bin Hadi }Sumber : Buletin Da’wah Al-Atsary Semarang. Edisi 17 / 1427 HDikirim via email oleh Al-Akh Dadik
sumber : file chm Darus Salaf 2


denda tidak puasa ramadhan denda puasa wajib denda puasa ramadhan denda puasa Denda puasa romadlon membayar denda puasa denda belum membayar puasa bayar denda puasa ramadhan halangan puasa ramadhan denda