Hukum Puasa Sunnah Bagi Wanita Bersuami, Apakah Suami Berhak Melarang Puasa Syawal?
“Hukum Puasa Sunnah Bagi Wanita Bersuami, Apakah Suami Berhak Melarang Puasa Syawal?” ketegori Muslim.
Kategori Puasa - Fiqih Puasa
Minggu, 30 Oktober 2005 13:12:07 WIB
HUKUM PUASA SUNNAH BAGI WANITA BERSUAMI
Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Pertanyaan
Syaikh Shalih Al-Fauzan dita : Bagaimanakah hukum puasa sunat bagi wanita yg telah bersuami ?
Jawaban
Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suami hadir (tdk musafir) kecuali dgn seizinnya, berdasarkan hadits yg diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Arti : Tidak halal bagi seorang wanita unruk berpuasa saat sumi bersama kecuali dgn seizinnya” dalam riwayat lain disebutkan : “kecuali puasa Ramadhan”
Adapun jika sang suami memperkenankan untuk berpuasa sunat, atau suami sedang tdk hadir (bepergian), atau wanita itu tdk bersuami, maka dibolehkan bagi menjalankan puasa sunat, terutama pada hari-hari yg dianjurkan untuk berpuasa sunat yaitu : Puasa hari Senin dan Kamis, puasa tiga hari dalam setiap bulan, puasa enam hari di bulan Syawal, puasa pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah dan di hari ‘Arafah, puasa ‘Asyura serta puasa sehari sebelum atau setelahnya.
APAKAH SUAMI BERHAK UNTUK MELARANG ISTRINYA BERPUASA SYAWAL
Oleh
Syaikh Abduillah bin Jibrin
Pertanyaan
Syaikh Abdullah bin Jibrin dita : Apakah saya berhak untuk melarang istri saya jika ia hendak melakukan puasa sunat seperti puasa enam hari Syawal ? Dan apakah peruntukan saya itu berdosa ?
Jawaban
Ada nash yg melarang seorang wanita untuk berpuasa sunat saat suami hadir di sisi (tdk berpergian/safar) kecuali dgn izin sauminya, hal ini untuk tdk menghalangi kebutuhan biologisnya. Dan seandai wanita itu berpuasa tanpa seizin suami maka boleh bagi suami untuk membatalkan puasa istri itu jika suaminyta ingin mencampurinya. Jika suami itu tdk membutuhkan hajat biologis kpd istrinya, maka makruh hukum bagi sang suami untuk melarang istri berpuasa jika puasa itu tdk membahayakan diri istri atau menyulitkan istri dalam mengasuh atau menyusui anaknya, baik itu berupa puasa Syawal yg enam hari itu ataupun puasa-puasa sunnat lainnya.
[Disalin dari buku Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita 1, penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan, terbitan Darul Haq, Penerjemah Amir Hazmah Fakhruddin}
Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1644&bagian=0
Sumber Hukum Puasa Sunnah Bagi Wanita Bersuami, Apakah Suami Berhak Melarang Puasa Syawal? : http://alsofwah.or.id
adakah puasa sunnah sebelum menikah hukum puasa sebelum nikah puasa sunat bagi isteri hukum suami melarang puasa istri waktu berpuasa sunat Puasa sunah menjelang pernikahan waktu puasa sunat hukum puasa sunnah syawal puasa sunah sebelum menikah