Inilah Aqidah Kita dan Manhaj Kita
Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’iKita tahu ada orang yg mengaku-ngaku sebagai Salafi padahal Salaf berlepas tangan dgn mereka sebab dia berteman dgn orang-orang yg menghalalkan apa yg diharamkan AllahDakwah kita dan aqidah kita lbh kita cintai dari diri-diri harta-harta dan anak-anak kita. Kita tidak akan rela menjualnya dgn emas dan uang..Kita suarakan terus dakwah ini sampai pupus harapan orang yg ingin memperalat dakwah ini.Dia mengira dia bisa mendikte kita dgn uang dan harta. Oleh sebab ini mereka menjadi putus asa utk membujuk kita dgn harta dan kedudukan.1. Kita beriman kepada Allah nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya menurut apa yg terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah tanpa tahrif mentamtsil mentasybih dan tanpa menta’thil 2. Kita berkeyakinan bahwa berdo’a kepada orang mati meminta tolong kepada mereka dan begitu juga terhadap orang yg masih hidup pada masalah yg tidak disanggupi kecuali oleh Allah adl syirik. Begitu juga keyakinan terhadap jimat-jimat bahwa dia bisa memberikan manfaat bersama Allah atau tanpa Allah adl syirik. Dan membawanya tanpa keyakinan adl khurofat3. Kita berpegang dgn dhazir ayat dan Sunnah. Kita tidak menta’wilkannya kecuali ada dalil yang membolehkan utk melakukan itu dari Al-Qur’an dan Sunnah4. Kita beriman behwa kaum mukminin akan melihat Rabb mereka pada Hari Akhir tanpa mentakyif . Dan kita beriman dgn syafa’at dan akan dikeluarkannya orang-orang yg bertauhid dari neraka5. Kita mencintai para Sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan membenci orang- orang yg mencela mereka. Kita meyakini bahwa menghina mereka berarti menghina agama ini.
Karena merekalah yg membawanya kepada kita. Kita mencintai Ahlul Bait Nabi dgn kecintaan yg berdasar syariat6. Kita mencintai Ahlul Hadits dan seluruh para salaf ummat ini dari kalangan Ahlus Sunnah7. Kita membenci Ilmu Kalam. Dan kita berkeyakinan bahwa dialah penyebab terbesar perpecahan ummat ini.8. Kita tidak menerima keterangan dari kitab-kitab fiqih tafsir cerita-cerita lampau dari sejarah Nabi shallallahu alaihi wa sallam kecuali yg ditetapkan Allah dan Rasul-Nya. Bukan berarti kita membuangnya dan tidak butuh kepadanya tetapi kita mengambilnya dari kesimpulan para ulama kita yg faham dan yg selain mereka. Dan kita tidak menerima hukum kecuali yg berdasarkan argumen yg shahih9. Kita tidak menulis dalam kitab-kitab dan pelajaran-pelajaran kita serta kita tidak berkhutbah kecuali dgn Al-Qur’an atau Hadits yg shahih utk berhujjah. Kita membenci apa yg terdapat dalam kebanyakan kitab-kitab para pemberi nasehat yaitu cerita-cerita bohong dan hadits-hadits lemah bahkan palsu.10. Kita tidak mengkafirkan seorang muslim kecuali krn kesyirikan atau krn meninggalkan shalat atau murtad. Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal itu11. Kita beriman bahwa Al-Qur’an adl Kalamullah bukan makhluk12. Kita berpendapat wajib saling tolong-menolong sesama muslim mana saja dalam kebenaran.
Dan kita berlepas diri dari dakwah-dakwah jahiliyah13. Kita berpendapat tidak boleh memberontak terhadap pemerintah kaum muslimin selama mereka masih muslim. Kita tidak berpendapat bahwa revolusi adl cara yg membawa kebaikan bahkan itu adl cara yg merusak masyarakat. Adapun sikap kita terhadap penguasa ‘Aden maka kita berpendapat bahwa memerangi mereka adl adalah wajib hingga mereka mau bertaubat dari penyelewengannya yaitu sosialisme dan mengajak manusia utk beribadah kepada Lenin Karl Mark dan tokoh- tokoh kafir lainnya14. Kita berpendapat bahwa jama’ah-jama’ah yg baru dan banyak sekarang ini adl penyebab perpecahan kaum muslimin dan yg melemahkan mereka15. Kita berpendapat bahwa dakwah Ikhwanul Muslimin tidak cocok dan tidak baik utk perbaikan masyarakat krn mereka adl dakwah politik bukan dakwah yg bertujuan untuk memperbaiki jiwa. Dan dia juga dakwah bid’ah krn dia adl dakwah utk membai’at orang-orang bodoh. Dan dakwah Ikhwanul Muslimin juga adl dakwah fitnah krn berdiri dan berjalan diatas kebodohanKita menasehati sebagian teman-teman kita yg masih bekerja didalamnya agar mereka segera meninggalkannya hingga dgn itu dia tidak menyia-nyiakan waktunya pada masalah yg tidak bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin. Dan wajib bagi tiap muslim meyakini bahwa Allah akan menolong Islam dan kaum muslimin melalui tangan muslim mana saja dan jama’ah mana saja.16. Adapun tentang Jama’ah Tabligh silakan Anda membaca penuturan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al Washshabi beliau berkata:. Mereka mengamalkan hadits-hadits dhaif maudhu’ dan yg tidak ada asalnya. Tauhid mereka penuh dgn bid’ah bahkan dakwah mereka berdasarkan bid’ah krn dakwah mereka dasarnya adl Al-Faqra yaitu khuruj . Dan ini diharuskan tiap bulan 3 hari. Setiap tahun 40 hari dan seumur hidup 4 bulan. Setiap minggu ada 2 Jaulah…Jaulah pertama di masjid yg didirikan shalat padanya. Dan yg kedua berpindah-pindah. Disetiap hari ada 2 halaqah halaqah pertama di masjid yg didirikan shalat padanya. Yang kedua di rumah.
Mereka tidak senang terhadap seseorang kecuali bila ia mengikuti mereka. Tidak diragukan lagi bahwa ini adl bid’ah dalam agama yg tidak diperbolehkan oleh Allah. Mereka berpendapat bahwa dakwah kepada tauhid itu memecah belah. Mereka berpendapat bahwa mengajak manusia kepada sunnah itu memecah belah ummat. Pemimpin mereka berkata dgn tegas bahwa: bid’ah yg bisa mengumpulkan manusia lebih baik daripada Sunnah yg memecah belah manusia. Mereka menyuruh manusia utk tidak menuntut ilmu yg bermanfaat secara halus atau terang-terangan. Mereka berpendapat bahwa manusia tidak bisa selamat kecuali dgn cara mereka. Dan mereka membuat permisalan dgn perahu Nabi Nuh ‘alaihis salam siapa yg naik akan selamat dan siapa yg tidak naik akan hancur. Mereka berkata:”Sesungguhnya dakwah kita seperti perahu Nabi Nuh”. Saya sendiri yg mendengarkannya di Urdun dan Yaman. Mereka tidak menaruh perhatian terhadap Tauhid Uluhiyah dan Tauhid Asma wa Sifat. Mereka tidak mau menuntut ilmu dan berpendapat bahwa waktu yg digunakan utk menuntut ilmu hanya sia-sia belaka17. Kita mengikat pemahaman kita dgn Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yg berdasarkan pemahaman Salaf ummat ini dari kalangan ahli hadits tanpa fanatik terhadap individu mereka tetapi kita mengambil kebenaran dari orang yg membawanya. Kita tahu ada orang yg mengaku-ngaku sebagai Salafi padahal Salaf berlepas tangan dgn mereka sebab dia berteman dgn orang-orang yg menghalalkan apa yg diharamkan Allah18. Kita berkeyakinan bahwa politik adl bagian dari agama ini. Dan orang-orang yg memisahkan antara agama dan politik berarti ingin menghancurkan Dien ini dan ingin menyebarkan kekacauan seperti yg terjadi disebagian negeri kaum muslimin. Mereka mengatakan “Agama utk Allah dan negara utk bersama”. Ini adl slogan-slogan jahiliyah19. Kita berkeyakinan bahwa tidak ada izzah dan pertolongan bagi kaum muslimin hingga mereka mau kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam20. Kita membenci kelompok-kelompok baru: Komunisme Ba’tsi Nashiry Sosialisme dan Rafidhah yg telah keluar dari Islam. Kita berpendapat bahwa manusia sekarang menjadi 2 golongan yaitu golongan Hizbur Rahman yaitu orang-orang yg melaksanakan rukun-rukun Islam dan Iman tanpa menolak sedikitpun syariat Allah dan Hizbusysyaithan yaitu yg memerangi syariat-syariat Allah21. Kita mengingkari orang yg membagi agama menjadi “kulit” dan “inti”. Dan ini adl dakwah yg menghancurkan22. Kita mengingkari orang yg merasa tidak butuh kepada ilmu Sunnah dan mengatakan “Ini bukan waktu mempelajarinya”. Beginilah orang yg enggan mengamalkan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam23. Kita berpendapat handaknya kita mendahulukan yg paling penting dari yg penting. Maka wajib bagi seorang muslim utk bersungguh-sungguh memperbaiki aqidah kemudian membinasakan komunisme dan Ba’tsiyyah dan itu bisa tercapai dgn persatuan yg berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah24. Kita berpendapat bahwa jama’ah yg merangkul Rafidhah Syi’ah Sufi dan Sunni tidak bisa menghadapi musuh krn itu tidak akan tercapai kecuali dgn ukuwwah yg jujur dan persatuan dalam aqidah25. Kita mengingkari orang yg berkata dan menyangka bahwa para da’i yg mengajak manusia kembali kepada Allah adl orang-orang Wahhabi. Kita tahu bahwa mereka memiliki maksud yg sangat jijik dan kotor yaitu ingin memisahkan para ulama dgn masyarakatnya26. Dakwah kita dan aqidah kita lbh kita cintai dari diri-diri harta-harta dan anak-anak kita. Kita tidak akan rela menjualnya dgn emas dan uang…Kita suarakan terus dakwah ini sampai pupus harapan orang yg ingin memperalat dakwah ini. Dia mengira dia bisa mendikte kita dengan uang dan harta. Oleh sebab ini mereka menjadi putus asa utk membujuk kita dgn harta dan kedudukan27. Kita membenci pemerintah-pemerintah yg ada sekedar kejahatan yg mereka lakukan dan kita mencintai sekedar kebaikan yg ada padanya. Kita tidak boleh memberontak kecuali bila kita telah melihat adanya kekafiran yg jelas pada pemerintahan-pemerintahan itu berdasarkan burhan dari AllahPemerintah yg paling kita benci sekarang adl pemerintahan ’Aden yg berhaluan komunis lagi Atheis semoga Allah segera membinasakannya dan menyucikan negeri-negeri Islam darinya28. Kita menerima bimbingan dan nasehat dari siapa saja krn kita adl para penuntut ilmu yang bisa benar dan salah29. Kita mencintai Ulama Sunnah yg hidup sekarang. Dan kita ingin mengambil faedah dari mereka. Dan kita merasa sedih krn kejumudan sebagian mereka30. Kita tidak menerima fatwa kecuali berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yg tsabit 31. Kita mengingkari kepada pihak-pihak yg bertanggung jawab dan sektor lainnya dgn adanya usaha mengunjungi kuburan Lenin dan tokoh-tokoh sesat lainnya utk menghormati mereka32. Kita mengingkari pemerintah muslim yg melakukan kerja sama dgn musuh-musuh Islam baik itu antek-antek Amerika atau komunis33. Kira mengingkari dakwah-dakwah jahiliyah seperti kesukuan dan fanatisme Arab. Kita menggolongkannya sebagai dakwah-dakwah jahiliyah dan termasuk sebab yg memundurkan umat Islam34. Kita menunggu seorang mujaddid yg Allah akan memperbaharui agama ini melaluinya. Ini berdasarkan hadits yg diriwayatkan Abu Daud dalam sunannya dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam:”Sesungguhnya Allah akan membangkitkan bagi umat ini disetiap 100 tahun orang yg akan memperbaharui utk mereka agama mereka” Dan kita berharap agar kebangkitan Islam menjadi mudah karenanya35. Kita berkeyakinan bahwa orang yg mengingkari hadits tentang Al-Mahdi dan Dajjal serta turunnya Isa bin Maryam adl sesat. Dan bukan yg kita maksudkan imam Mahdi dari kalangan Rafidhah akan tetapi dari Ahlul bait Nabi yg tergolong Ahlus Sunnah. Dia akan memenuhi bumi dgn keadilan sebagaimana sebelumnya bumi ini telah dipenuhi dgn kezaliman. Kita katakan “yang tergolong Ahlus Sunnah” krn orang yg mencela Sahabat tidak dianggap adil36. Ini sekilas tentang aqidah dan dakwah kita. Kalau disebut dgn dalil akan memperpanjang kitab ini. Dan telah kusebut dgn panjang lebar dalam kitab “Al-Makhraj minal Fitnah”. Dan siapa yg memiliki keyakinan yg sebaliknya dari yg telah kita sebutkan ini maka kami bersedia menerima nasehat jika dia benar dan kami bersedia berdebat jika dia salah serta berpaling darinya jika dia membangkangIni yg perlu kita ketahui. Dan ini bukan seluruh dakwah dan aqidah kita krn dakwah kita berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah dan mengajak kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Demikianlah aqidah ini. Cukup Allah bagi kita dan Dia adl sebaik-baik tempat bertawakal. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dgn izin Allah.{Diambil dari kitab “Hadzihi Da’watuna wa ‘Aqidatuna hal 11-23 dan dialihbahasakan oleh Muhammad ‘Ali ‘Ishmah Al-Medani}.Sumber : Buletin Al-Manhaj edisi 7/1419 H/1999 M
sumber : file chm Darus Salaf 2
Tag : Al Qur, Al Wadi, Beriman Kepada Allah, Bin Hadi, Ilmu Kalam, Kita Kita, Nama Nama, Putus Asa, Tidak Akan, Wa Sallam akidah dan ilmu kalam akidah ilmu kalam akidah tauhid dan ilmu kalam dakwah ikhwanul muslimin ilmu kalam dakwah ilmu kalam dan dakwah manfaat belajar ilmu kalam manfaat ilmu kalam manfaat mempelajari ilmu kalam terhadap dakwa pemerintahaan yang berdasarkan alquran dan sunnah
You can leave a response, or trackback from your own site.
