Konsep Dividen
Dividen adl proporsi laba atau keuntungan yg dibagikan kepada para pemegang saham dalam jumlah yg sebanding dgn jumlah lembar saham yg dimiliki (Baridwan 2000:434). Semua keuntungan ataupun kerugian yg diperoleh perusahaan selama berusaha dalam satu periode tersebut dilaporkan oleh direksi kepada para pemegang saham dalam suatu rapat pemegang saham.
Kebijakan pembagian dividen adl suatu keputusan utk menentukan berapa besar bagian laba akan dibagikan kepada para pemegang saham dan akan ditahan dalam perusahaan selanjut diinvestasikan kembali (Husnan1994). Kebijakan pembagian dividen tergantung pada keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Kebijakan dividen penting bagi perusahaan dgn dua alasan yaitu:
- Pembayaran dividen mungkin akan mempengaruhi nilai perusahaan yg tercermin dari harga saham perusahaan tersebut.
- Laba ditahan biasa merupakan sumber dana internal yg terbesar dan terpenting bagi pertumbuhan perusahaan.
Dividen yg dibagikan oleh perusahaan bisa tetap (tak mengalami perubahan) dan bisa mengalami perubahan (ada kenaikan atau penurunan) dari dividen yg dibagikan sebelumnya. Dividen dapat berupa uang skrip (script) barang atau saham (modal saham).
Menurut Arief Suaidi (1994 : 230) ada tiga macam tanggal yg relevan dgn pembagian dividen yaitu:
- tanggal pengumuman yaitu tanggal direksi mengumumkan akan membayar dividen
- tanggal pencatatan dividen
- tanggal pembayaran dividen. Tanggal pencatatan adl batas tanggal utk mendaftarkan nama pemilik saham. Dividen dibayarkan kepada orang yg tercatat sebagai pemilik saham pada tanggal pencatatan. Kalau jual beli saham terjadi setelah tanggal pencatatan maka saham tersebut nama dijual ex-taripa dividen; arti dividen tak diterima oleh pembeli saham. Sedangkan yg dimaksud dgn tanggal pembayaran adl tanggal saat dividen dibayar.
kebijakan dividen dan pendanaan internal konsep dividen
