Kriteria Kebahagiaan Dunia Intisari PQS Al-Azhar Ustadz Aam Amiruddin

Suatu hari Rasulullah bertemu dgn salah seorang sahabat yang kondisi sangat memprihatinkan sehingga mengundang perhatian Rasul sampai Rasul berta mengapa kamu menjadi seperti ini. Orang tersebut menjawab dgn penuh percaya diri bahwasa dia menjadi seperti itu justru karena doanya. Doa adl : Ya Allah berilah saya kesengsaraan dunia dan jadikan kesengsaraan dunia sebagai indikator bahwa saya akan mendapat kebahagiaan akhirat. Mendengar jawaban itu Rasulullah hanya bersabda : inginkah aku tunjukkan doa yg lbh baik dari itu? Lalu dari peristiwa ini turunlah Surat Al-Baqarah ayat 201 Robbana atina fiddunyaa hasanatan wa fil aakhiroti hasanatan waqinaa adzaabannaari {Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka}

Jadi Rasul lbh suka kita punya sebuah kerangka berfikir bahwa kita berusaha utk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akan mejadikan kebahagiaan dunia sebagai jembatan utk mendapatkan kebahagiaan akhirat. Itu sebenar yg lbh disukai Rasul. Dan bapak-ibu pada musim haji atau yg sudah pergi haji doa yg sering kita baca doa itu. Jadi doa yang sudah sering kita dengar atau yg sudah familiar dgn pendengaran kita itu doa yg sangat luar biasa.

Doa Robbana atina merupakan doa yg paling mewarnai ketika kita melaksanakan ibadah haji dan juga utk kita yg tak sedang melakukan ibadah haji tampak doa itu harus menjadi bagian urat nadi kehidupan kita. Kita minta diberikan kebahagiaan dunia maupun kebahagiaan akhirat.

Menurut Ibnu Abbas salah seorang ulama tafsir di kalangan sahabat pernah menyebutkan bahwa yg dimaksud kebahagiaan dunia itu ada 6 yaitu :

  1. Pasangan hidup yg sholeh Pasangan hidup yg terdapat dalam Al-Quran dalam surat At-Tahrim disebutkan ada 3 macam pasangan hidup kita yaitu : a} Tipe pasangan hidup Nabi Nuh Nabi Nuh orang sholeh beliau diberi umur hampir 1.000 tahun dan hampir dari seluruh umur habis utk dakwah tapi ternyata istri sendiri yang termasuk menentang dakwahnya. Ada tipe seperti ini suami tdk pernah ketinggalan sholat shaum senin-kamis namun istri tidur saja. b} Seperti Firaun Kita kenal Firaun simbol kedzoliman dan ketakaburan. Apalagi ada 3 pencetus kesombongan yaitu : ilmu kekayaan dan kekuasaan. 3 hal ini ada pada Firaun. Namun Firaun yg begitu dzolim dan takabur kata Rasul ada 3 wanita sholehah : - Khadijah : istri Rasulullah - Maryam : ibunda nabi Isa - Asiyah : istri Firaun Tipe ini adl istri taat beribadah namun sang suami jauh dari Allah c} Keluarga Imron Imron adl orang sholeh punya istri sholeh punya anak orang sholeh dan cucu juga sholeh. Sebenar bukan hanya keluarga Imron saja ada keluarga Rasulullah keluarga Ibrahim namun mereka semua Nabi sedang Imron bukan Nabi. Bagi yg belum menikah ada 4 kriteria pasangan hidup : ganteng/cantik pinter kaya dan sholeh. Namun setelah dicari tak dapat 4 kriteria tersebut yg penting adl hidup dan sholeh. Tentu harus klop antara doa dan ikhtiar mencari pasangan sholeh jangan dicari di diskotek cafedll tapi carilah di majelis taklim seperti ini.
  2. Anak yang jadi penyejuk hati Anak bisa jadi surga dunia atau neraka dunia. Walau keluarga pas-pasan tapi anak sholeh maka dianggap oleh lingkungan sebagai keluarga yang sukses/berhasil
  3. Lingkungan yang sholeh Kalau kita punya teman yg sholeh itu adl kebahagiaan dunia. Tidak semua orang pintar/cerdas arif dalam menghadapi persoalan. Tidak selama kecerdasan berbanding lurus dgn kebijaksanaan. Majelis taklim bukan hanya sekedar ilmu tapi mencari teman-teman dan lingkungan yang sholeh. Nabi bersabda: Siapa yg duduk di majelis taklim dan niatnya ikhlas maka malaikat akan memberi barokah kepada majelis itu dan langkah yg dilakukan akan menjadi kifarah dosa-dosanya. Maka yg rumah jauh itu lbh bagus asal ikhlas.
  4. Harta yang halal Kalau yg menjadi paradigma kita atau tolak ukur kita itu harta yang banyak hati-hati kita cenderung menghalalkan segala cara. Karena demi banyak itu. Tapi kalau tolak ukur kita itu harta yg halal insya Allah kita akan bekerja keras mencari yg halal syukur-syukur bisa banyak. Sehingga bagaimanapun harta yg banyak itu akan memberikan kemudahan bagi kita dalam ber-taqarub kepada Allah.
  5. Keinginan untuk memahami Islam dan mau mengamalkan Ada keinginan/semangat utk memahami Islam itu patut disyukuri sebab tanpa keinginan yg kuat dan karunia Allah kita tak mungkin hadir disini. Problem terbesar yg dihadapi umat Islam adl banyak yg mengakui diri muslim tapi tak mau memahami Islam itu problem kita.
  6. Umur yang barokah Nabi bersabda: Kalau kamu meninggal kamu akan mendengar derap kaki orang yg mengantarkan kamu itu pulang dan yg setia menemani adl amal sholeh. Maka ukuran kebahagiaan dunia adl bagaimana kita bisa mengisi hidup dgn kesholehan. Usia makin bertambah kita juga makin sholeh.

Jadi ketika kita mengatakan ‘Ya Allah beri kami kebahagiaan dunia’.enam hal itulah yg kita minta. Pasangan hidup yg sholeh anak yg sholeh lingkungan yg sholeh harta yg halal keinginan utk memahami Islam dan umur yg barokah.

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tausyiah Aa Gym Langsung dari Mina KH. Abdullah Gymnastiar {Siaran langsung via telp ini menyelingi ceramah ustadz Aam Amiruddin yang saat itu menggantikan Aa Gym yg masih berada di tanah suci Mekkah}

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga Allah yg Maha menatap mengkaruniakan kepada kita semua kerinduan ingin bisa ditatap oleh Allah selalu merasa didengar oleh Allah selalu merasa diperhatikan oleh Allah selalu merasa Allah Maha Tahu isi hati kita. Tidak ada keni’matan terbesar dalam hidup ini kecuali bagi orang yang sangat mengenal Allah sangat merasakan kehadiran Allah dan puas dalam hidup akan tentram krn kekuasaan Allah menyelimuti segala-galanya dan akan merasa tercukupi krn segala-gala adl milik Allah. Oleh krn itu memiliki gelar harta kedudkukan pankat dan jabatan tapi bila tak mengenal Allah sebetul agak mubazirlah dalam hidup ini. Karena amalpun akan diterima bila benar-benar ikhlas. Untuk mengenal Allah dengan baik tentu kita butuh ilmu dan mudah-mudahan perjumpaan-perjumpaan kita adl bagian dari percikan ilmu dari Allah.

Saudara-saudaraku sekalian..

Keadaan para jamaah haji di Arab ini subhanallah..mereka tampak sangat bahagia dan sekarang sedang berusaha mengevaluasi diri krn keberangkatan yg 44 hari ini teramat berharga. Jarang sekali di Indonesia mendapat waktu 44 hari tanpa disibukkan oleh pekerjaan disibukkan utk mengurus rumah tangga dan aneka persoalan. Dan disini hanya utk ibadah. Padahal ibadah itu sangat efektif kalau orang mengenal diri dgn baik.

Bagaimana mangkuk akan bisa diisi dgn makanan enak kalau mangkuk itu sangat kotor? Maka ibadah itu baru ni’mat kalau mangkuk atau kalbunya bersih. Oleh krn itu menjadi seorang haji yg tak intensif untuk mengevaluasi diri tak intensif utk mengetahui siapa diri tampaknya amalan-amalan haji juga tak akan terni’mati dgn baik. Mohon doakan supaya jamaah haji ini benar-benar bisa menjadi agen perubahan. 44 hari kita belajar 44 hari kita riyadhoh terus melatih diri utk tawadhu melatih diri utk sabar utk menjadi ahli sedekah dan melatih diri untuk bisa berhikmat dan aneka latihan manajemen waktu.

Mudah-mudahan pulang bisa menularkan kepada saudara-saudara keluarga dan lingkungan masing-masing. Oleh krn itu barangsiapa yg akan melaksanakan ibadah hadji di tahun yg akan datang benar-benar tak hanya membayangkan thawaf sa’i wukuf di Arafah tapi juga membayangkanakan mendapatkan sebuah peluang yg besar utk waktu yg cukup utk belajar utk mengevaluasi merubah dan melatih diri. Ini sangat berharga dari umur kita yg berpuluh tahun masak kita tak berani menyisihkan waktu 1.5 bulan utk benar-benar menata ulang sisa umur kita agar benar-benar lebih tepat tujuan tepat langkah dan tepat sikapnya.

Jika ada yg ta apa sih karunia yg paling berharga? Jawabnya: karunia yg paling berharga yaitu karunia Allah yg bernama istiqomah. Istiqomah di jalan Allah walau beramal sedikit tapi terus menerus. Tiap pagi sedekah tak pernah berhenti tiap hari memperbaiki diri dgn membaca qur’an sebelum berangkat kemana-mana membaca wirid yg dicontohkan Rasulullah.

Dan bila ada yg berta wirid apa yg paling hebat diantara yang dicontohkan Rasulullah? Jawab adl shalat. Karena shalat itu yang sangat lengkap ada doa shalawat tasbih dll. Bahkan doa juga diapit 2 sujud. Jadi kalau ingin memperbaiki wirid-wirid yg paling dahsyat itu shalat. Selalu berusaha bagaimana kita memperbaiki shalat kita bacaanya harus kita pahami dgn baik ruku’ dan sujud juga diperbaiki.

Kualitas jangan sampai kita terjebak utk wirid dan dzikir yg lain sebagai pokok tak sungguh-sungguh. Kita tak merasa bersalah kalau shalat tak khusyu’ wirid ribuan shalawat ribuan tapi shalatnya tak baik. Nanti dikhawatirkan seperti pakai dasi bagus tapi tak pakai celana atau sarung.

Mudah-mudahan insya Allah perjumpaan-perjumpaan sederhana kita hasilnya tak sesederhana perkataan kita.

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

sumber : file chm bundel Tausyiah Manajemen Qolbu Aa Gym


menjadi seorang yang percaya diri dan sabar surat al- quran tentang anak soleh