NABI ADAM ALAIHI SALLAM DIKELUARKAN DARI JANNAH

penulis Al-Ustadz Qomar Suaidi
Syariah Ibrah 29 - Juni - 2003 14:53:02

Iblis telah bersumpah akan menghalangi manusia dari jalan Allah. Dengan berbagai cara ia berusaha menyesatkan manusia. Namun Allah tdk membiarkan manusia begitu saja diperdayakan iblis

Bagi keturunan Adam yg terpilih mk Allah tdk akan menguasakan iblis atas mereka. Allah  membekali dgn senjata yg tdk mungkin musuh bisa menandingi yaitu kesempurnaan iman dan tawakal mereka kepada Rabb-nya

“Sungguh mereka tdk memiliki kekuatan atas orang2 yg beriman dan bertawakal kepada Rabb mereka.” .
Juga Allah  membantu mereka dlm menghadapi musuh yg nyata itu di antara dgn menurunkan kitab-kitab yg mencakup ilmu yg bermanfaat nasehat yg mengena yg memberi semangat utk melakukan kebajikan dan memperingatkan dari kejelekan.

Allah  juga mengutus para Rasul yg membawa kabar gembira kepada mereka yg beriman kepada Allah  dan mentaati-Nya.
Juga memperingatkan orang2 kafir yg mendustakan dan berpaling dari Allah dgn berbagai macam hukuman. Allah  menjamin orang yg mengikuti petunjuk yg terkandung di dlm kitab-Nya yg dibawa oleh Rasul-Nya tdk akan sesat di dunia dan tdk sengsara kelak di akhirat. Tidak merasa takut serta tdk tertimpa perasaan sedih

Allah  membimbing mereka melalui kitab dan para rasul-Nya kepada hal-hal yg bisa melindungi mereka dari musuh yg nyata ini. Allah  pun menerangkan kepada hamba-Nya misi yg dibawa syaitan dan strategi dlm menjaring manusia ke dlm perangkapnya. Juga Allah  membimbing mereka kepada jalan yg menyelamatkan mereka dari kejahatan syaitan dan fitnah dan membantu dgn bantuan yg di luar kemampuan mereka. Yaitu ketika mereka mengeluarkan segala daya upaya dan minta bantuan kepada Allah  akan mudah bagi mereka jalan mana saja yg dituju

Setelah itu Allah  sempurnakan ni’mat kepada Adam  dgn menciptakan istri Hawa dari diri dan jenisnya. Ini dimaksudkan agar tercapai ketenangan dan tujuan-tujuan lain seperti pernikahan kebersamaan dan ada anak keturunan.

Allah  juga memperingatkan Adam dan istri utk berhati-hati dari syaitan krn sesungguh syaitan adl musuh bagi mereka berdua. Jangan sampai iblis mengeluarkan Adam dan Hawa dari surga Allah . Ketika itu Allah mempersilahkan mereka makan buah-buahan apa saja yg ada di dlm surga dan meni’mati segala keni’matan yg ada pada kecuali pohon tertentu yg dilarang Allah. Allah  katakan kepada mereka berdua:
“Dan jangan kalian dekati pohon ini sehingga kalian menjadi orang2 yg dzalim. ”
“Sungguh kamu tdk akan lapar pada dan tdk tak mengenakan busana dan sungguh engkau tdk akan dahaga pada dan tdk tertimpa panas matahari.”

Maka kedua tinggal di surga selama dikehendaki Allah  dgn segala keni’matannya. Akan tetapi musuh mereka berdua terus mengintai dan mencari kesempatan. mk ketika syaitan melihat senang Adam di dlm dan keinginan yg besar utk tetap tinggal di dlm syaitan datang dgn cara yg lembut seolah seorang yg jujur sedang menasehati ia katakan: ‘Wahai Adam apakah engkau mau kutunjukkan sebuah pohon yg jika kamu memakan kamu akan kekal di surga ini dan akan langgeng kerajaan ini serta tdk akan rusak’.

Terus menerus ia rayu Adam  . Ia janjikan ia bisikkan ia berikan harapan dan seolah terus memberi nasehat padahal itu adl penipuan yg besar. Hingga syaitan pun berhasil menipu mereka berdua dan akhir kedua makan dari pohon terlarang itu.

Maka ketika makan terlepaslah pakaian mereka berdua sehingga terlihat auratnya. Akhir kedua cepat-cepat mengambil daun-daun surga utk menutupi badan mereka yg tak mengenakan busana sebagai pengganti pakaian mereka. Seketika itu pula nampak hukuman Allah  atas maksiat yg mereka lakukan lalu Allah  menyeru mereka berdua:
“Tidakkah Aku telah melarang kalian berdua makan dari pohon ini dan Aku katakan kepada kalian berdua sungguh syaitan adl musuh yg nyata buat kalian berdua.” .

Kemudian Allah tumbuhkan pada hati mereka taubat yg sungguh-sungguh. “Adam memperoleh beberapa kalimat dari Rabb-nya. ” . mk kedua berkata:
“Wahai Rabb kami sungguh kami telah berbuat dzalim pada diri kami jikalau Engkau tdk mengampuni dan mengasihi kami benar-benar kami akan menjadi orang2 yg merugi.”

Maka Allah terima taubat mereka dan Allah hapus dosa yg telah menodai mereka. Akan tetapi keluar dari surga jika mereka memakan dari pohon itu sudah menjadi keputusan yg pasti sehingga keluarlah mereka ke bumi yg kebaikan dicampuri dgn keburukan kesenangan dicampuri dgn kesusahannya

Allah kabarkan kepada kedua bahwa Allah  pasti akan memberikan cobaan pada kedua dan anak cucu serta orang2 yg beriman. Yang beramal shalih akan mendapatkan balasan yg baik sebalik yg mendustakan lagi berpaling akibat adl kesengsaraan yg abadi dan adzab yg kekal. Allah  ingatkan anak cucu Adam akan hal itu firman-Nya:

“Wahai anak Adam jangan sekali-kali kalian dapat ditipu oleh syaitan seperti telah mengeluarkan ayah ibu kalian dari surga ia tanggalkan pakaian kedua utk memperlihatkan kepada kedua aurat. Sesungguh ia dan pengikut melihat kamu dari sesuatu tempat yg kamu tdk dapat melihat mereka.”

Allah  kemudian mengganti pakaian yg ditanggalkan oleh syaitan dari Adam dan Hawa dgn pakaian yg menutupi aurat mereka dan menghiasi mereka secara lahir.

Juga dgn pakataan yg lbh baik dari itu yaitu pakaian ketakwaan yakni pakaian hati dan rohani dgn iman keikhlasan taubat dan hiasan dgn segala akhlak yg indah serta menanggalkan segala akhlak yg hina. Lalu Allah  tebarkan dari Adam  dan istri anak turun yg banyak laki2 maupun perempuan di muka bumi. Allah ganti mereka generasi demi generasi utk dilihat oleh-Nya apa yg mereka lakukan

Faedah yg dipetik:
1. Allah  jadikan kisah itu sebagai ibrah utk kita yaitu bahwa sesungguh sombong dengki dan ambisi merupakan akhlak yg berbahaya buat seorang hamba. Kesombongan dan kedengkian iblis membawa kepada apa yg kita lihat demikian juga keinginan kuat Adam  dan istri mengantarkan mereka memakan buah pohon larangan Allah. Kalaulah rahmat Allah  tdk segera menyelamatkan sungguh perbuatan mereka itu akan menyampaikan kepada kebinasaan. Akan tetapi rahmat-Nya segera menyempurnakan yg kurang memperbaiki yg rusak menyelamatkan yg binasa dan mengangkat yg telah jatuh

2. Kisah Adam ini membantah teori evolusi Darwin bahwasa manusia berasal dari kera

3. Seseorang yg terjatuh dlm perbuatan dosa agar cepat-cepat bertaubat kepada Allah dan mengucapkan sebagaimana yg diucapkan Adam dan Hawa krn Allah menyebutkan kisah tersebut utk kita teladani

Wallahu a’lam. 

Sumber Bacaan: Taisir Al-Lathiful Mannan
karya Syaikh Abdurrahman As-Sa’di

Sumber: www.asysyariah.com


pakaian nabi adam dan hawa buah yang dilarang oleh allah utk nabi adam