Al-’Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullahSoal :“Seringkali saya berpuasa tanpa niat sebelumnya pada permulaan puasa. Apakah niat merupakan syarat puasa yg harus di lakukan tiap hari ? Ataukah cukup dgn hanya berniat pada awal bulan ?Jawab :Puasa dan amal-amal ibadah lainnnya harus dikerjakan dgn niat. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya amal-amal ibadah itu bergantung kepada niat. Setiap orang akan mendapatkan ganjaran berdasarkan atas apa yg dia niatkan. “ dari hadits Umar bin Khatthab}.Dalam riwayat lain : “Tidak ada amalan kecuali dgn niat. “ (Lafadz seperti ini diriwayatkan dari Ali Bin Abi Thalib seperti yg di sebutkan dalam Al-Firdaus bin Ma’tsuril Khithob ).Puasa bulan Romadhan wajib di lakukan dgn berniat pada malam harinya yaitu seseorang harus telah berniat puasa utk hari itu sebelum terbit fajar. Bangunnya seseorang pada akhir malam kemudian makan sahur menunjukkan telah ada niat pada dirinya .

Seseorang tidaklah di tuntut melafadzkan niatnya dgn berucap : “Aku berniat puasa ” karena yg seperti ini adl bid’ah tidak boleh dikerjakan !Berniat puasa selama bulam Ramadhan haruslah dilakukan tiap hari krn tiap-tiap hari adl ibadah yg berdiri sendiri yg membutuhkan niat. Jadi orang yang berpuasa harus berniat dalam hatinya pada masing-masing hari sejak malam harinya. Kalau misalnya dia telah berniat puasa pada malam harinya kemudian dia tertidur pulas hingga baru terbangun setelah terbitnya fajar maka puasanya sah krn dia telah berniat sebelumnya.Wallahu a’lam.Maroji’ :Al-Muntaqo min Fatawa Asy-Syaikh Sholih Al-Fauzan .Sumber : BULETIN DAKWAH AT-TASHFIYYAH Surabaya Edisi : 20 / Sya’ban / 1425 H
sumber : file chm Darus Salaf 2


MACAM- MACAM DOA NIAT PUASA niat puasa amalan macam niat puasa Macam- macam niat puasa macam- macam niat puasa sunnah MACAM MACAM NIAT PUASA niat pauasapuasa apakah niat puasa bidh macam- macam niat puasa