NODA NODA DOSA

penulis Al-Ustadz Qomar Suaidi
Syariah OASE 29 - Juni - 2003 14:38:42

Perbuatan dosa dan maksiat pasti mendatangkan mudharat meskipun antara satu dosa dgn yg lain berbeda-beda tingkat mudharatnya. Tidaklah ada kejelekan di dunia dan akhirat kecuali pasti disebabkan dosa dan maksiat.

Apa yg menyebabkan diusir Iblis dari surga dan diputuskan utk menjadi makhluk yg sengsara selama-lamanya? Apa yg menyebabkan tenggelam manusia di masa Nabi Nuh? Apa yg menyebabkan terhempas kaum ‘Aad oleh angin yg begitu dahsyat? Apa yg menyebabkan kaum Nabi Luth dibalik bersama bumi sehingga yg bawah menjadi di atas dan yg atas menjadi di bawah? Apa yg menyebabkan Fir’aun bersama bala tentara tenggelam di tengah lautan? Apa yg menyebabkan Qarun tengelam ke dlm bumi bersama harta kekayaannya? Apa yg menjadikan sekelompok orang Yahudi diubah bentuk menjadi babi dan kera? Apa yg menyebabkan semua itu kalau bukan dosa dan maksiat?

Allah berfirman
“Telah nampak kerusakan di darat dan lautan dgn sebab apa yg dilakukan oleh tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yg benar.”

Abdullah bin Umar bin Khatthab z mengatakan: “Aku adl yg kesepuluh dari sepuluh orang muhajirin yg berada di sisi Nabi  mk beliau menghadapkan wajah kepada kami kemudian mengatakan: ‘Wahai muhajirin ada lima perkara saya berlindung kepada Allah  utk kalian dapati lima perkara itu: Tidaklah muncul kekejian pada sebuah kaum dan mereka menampakkan kecuali mereka akan diberi cobaan dgn wabah pes dan penyakit-penyakit yg tdk pernah ada pada orang2 yg hidup mendahului mereka. Tidaklah sebuah kaum mengurangi timbangan dan ukuran kecuali mereka akan dicoba dgn kemarau panjang krisis bahan makanan dan kedzaliman serta kecurangan penguasa. Tidaklah sebuah kaum menahan dari pembayaran zakat dari harta mereka kecuali mereka akan dihalangi dari setetes air dari langit kalaulah bukan krn binatang-binatang niscaya tdk akan diberi hujan. Tidaklah sebuah kaum menyelisihi janji kecuali Allah akan kuasakan kepada mereka musuh dari selain mereka sehingga musuh-musuh itu akan mengambil sebagian yg dimiliki oleh kaum itu. Dan tidaklah pimpinan-pimpinan mereka tdk mengamalkan apa yg Allah turunkan dlm kitab-Nya kecuali Allah akan menjadikan pertikaian di antara mereka sendiri. (Shahih HR Ibnu Majah no:4019 dishahihkan oleh As Syaikh al Albani lihat Sisilah As-Shahihah no.106-107)

Demikianlah maksiat akan menimbulkan sekian banyak kejelekan sebagaimana disebutkan Ibnul Qayyim:
1. Bahwasa maksiat akan menghalangi ilmu. Karena sesungguh ilmu adl cahaya yg Allah berikan kepada seorang hamba dan maksiat akan memadamkannya.
2. Maksiat menyebabkan terhambat rizqi sebagaimana takwa itu akan menyebabkan datang rizqi mk meninggalkan takwa akan menyebabkan kefakiran.
3. Maksiat menyebabkan hati gelisah dlm berhubungan dgn Allah  dan tdk ada pada keni’matan sama sekali. Ini tdk disadari kecuali oleh pemilik hati yg hidup. Adapun hati yg mati tdk bisa menyadarinya. Bagai mayat yg tdk dapat merasakan sakit atas luka yg mengenainya.
4. Maksiat menyebabkan ketidakharmonisan hubungan hamba dgn sesamanya. Lebih-lebih orang2 yg baik sampai sebagian pendahulu kita mengatakan: “Sungguh aku berbuat maksiat kepada Allah dan aku melihat pengaruh pada binatang kendaraanku dan istriku.”
5. Menyebabkan sulit segala urusan sehingga ia tdk menuju sebuah urusan kecuali ia dapati dlm keadaan buntu.
6. Maksiat menyebabkan terhambat ketaatan kepada Allah .
7. Maksiat menyebabkan lemah qalbu dan jasmani krn kekuatan jasmani itu berasal dari batin mk tatkala batin lemah lahirnyapun lemah.
8. Menghilangkan keberkahan umur.
9. Maksiat menyebabkan kegelapan dlm hati seperti hal ia merasakan kegelapan malam yg pekat.

Diambil dari kitab Ad-Da’u wad Dawa’u
karya Ibnu Qoyyim al Jauziyyah oleh Al-Ustadz Qomar Suaidi.

Sumber: www.asysyariah.com


tenggelam lautan dosa wali antara dosa dan noda