Ruqoyyah dan Ummu Kultsum radhiallahu ‘anhuma Kisah Perjalanan Dua Cahaya
Ruqoyyah dan Ummu Kultsum radhiallahu ‘anhuma Kisah Perjalanan Dua Cahaya
penulisĀ Al-Ustadzah Ummu Abdirrahman Anisah bintu ‘Imran
Sakinah Cerminan Shalihah 15 - Desember - 2004 04:10:16
Tumbuh beriringan bak dua kuntum bunga berhias keindahan. Lepas dari belenggu ikatan bertabur kemuliaan. Berlabuh di sisi kekasih nan dermawan sang pemilik dua cahaya.
Lahir dua orang putri dari rahim ibu Khadijah bintu Khuwailid bin Asad bin ‘Abdil ‘Uzza radhiallahu ‘anha. Menyandang nama Ruqayyah dan Ummu Kultsum radhiallahu ‘anhuma di bawah ketenangan naungan seorang ayah yg mulia Muhammad bin ‘Abdillah bin ‘Abdil Muththalib Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebelum datang masa sang ayah diangkat sebagai nabi Allah Ruqayyah disunting oleh seorang pemuda bernama ‘Utbah putra Abu Lahab bin ‘Abdul Muththalib sementara Ummu Kultsum menikah dgn saudara ‘Utbah ‘Utaibah bin Abi Lahab. Namun pernikahan itu tdk berjalan lama. Berawal dgn diangkat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi menyusul kemudian turun Surat Al-Lahab yg berisi cercaan terhadap Abu Lahab mk Abu Lahab dan istri Ummu Jamil menjadi berang. Dia berkata kepada dua putra ‘Utbah dan ‘Utaibah yg menyunting putri-putri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Haram jika kalian berdua tdk menceraikan kedua putri Muhammad!”
Kembalilah dua putri yg mulia ini dlm keteduhan naungan ayah bunda sebelum sempat dicampuri suaminya. Bahkan dgn itulah Allah selamatkan mereka berdua dari musuh-musuh-Nya. Ruqayyah dan Ummu Kultsum pun berislam bersama ibunda dan saudari-saudarinya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan ganti yg jauh lbh baik. Ruqayyah bintu Rasulullah radhiallahu ‘anha disunting oleh seorang sahabat mulia ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu.
Sebagaimana kaum muslimin yg lain mereka berdua menghadapi gelombang ujian yg sedemikian dahsyat melalui tangan kaum musyrikin Mekkah dlm menggenggam keimanan. Hingga akhir pada tahun kelima setelah nubuwah Allah Subhanahu wa Ta’ala bukakan jalan utk hijrah ke bumi Habasyah menuju perlindungan seorang raja yg tdk pernah menzalimi siapa pun yg ada bersamanya. ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu membawa istri di atas keledai meninggalkan Mekkah bersama sepuluh orang sahabat yg lain berjalan kaki menuju pantai. Di sana mereka menyewa sebuah perahu seharga setengah dinar.
Di bumi Habasyah Ruqayyah radhiallahu ‘anha melahirkan seorang putra yg bernama ‘Abdullah. Akan tetapi putra ‘Utsman ini tdk berusia panjang. Suatu ketika ada seekor ayam jantan yg mematuk mata hingga membengkak wajahnya. Dengan sebab musibah ini ‘Abdullah meninggal dlm usia enam tahun.
Perjalanan mereka belum berakhir. Saat kaum muslimin meninggalkan negeri Makkah utk hijrah ke Madinah mereka berdua pun turut berhijrah ke negeri itu. Begitu pun Ummu Kultsum radhiallahu ‘anha berhijrah bersama keluarga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Selang berapa lama mereka tinggal di Madinah bergema seruan perang Badr. Para sahabat bersiap utk menghadapi musuh-musuh Allah. Namun bersamaan dgn itu Ruqayyah bintu Rasulullah radhiallahu ‘anha diserang sakit. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memerintahkan ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu utk tetap tinggal menemani istrinya.
Ternyata itulah pertemuan mereka yg terakhir. Di antara malam-malam peristiwa Badr Ruqayyah bintu Rasulullah radhiallahu ‘anha kembali ke hadapan Rabb krn sakit yg dideritanya. ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu sendiri yg turun utk meletakkan jasad istri di dlm kuburnya.
Saat diratakan tanah pekuburan Ruqayyah radhiallahu ‘anha terdengar kabar gembira kegemilangan pasukan muslimin melibas kaum musyrikin yg diserukan oleh Zaid bin Haritsah radhiallahu ‘anhu. Kedukaan itu berlangsung bersama datang kemenangan saat Ruqayyah bintu Muhammad radhiallahu ‘anha pergi utk selama-lama pada tahun kedua setelah hijrah.
Sepeninggal Ruqayyah radhiallahu ‘anha ‘Umar bin Al Khaththab radhiallahu ‘anhu menawarkan kepada ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu utk menikah dgn putri Hafshah bintu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma yg kehilangan suami di medan Badr. Namun saat itu ‘Utsman dgn halus menolak. Datanglah ‘Umar bin Al-Khaththab radhiallahu ‘anhu ke hadapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengadukan kekecewaannya.
Ternyata Allah Subhanahu wa Ta’ala memilihkan yg lbh baik dari itu semua. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meminang Hafshah radhiallahu ‘anha utk diri dan menikahkan ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu dgn putri Ummu Kultsum radhiallahu ‘anha. Tercatat peristiwa ini pada bulan Rabi’ul Awwal tahun ketiga setelah hijrah.
Enam tahun berlalu. Ikatan kasih itu harus kembali terurai. Ummu Kultsum radhiallahu ‘anha kembali ke hadapan Rabb pada tahun kesembilan setelah hijrah tanpa meninggalkan seorang putra pun bagi suaminya. Jasad dimandikan oleh Asma’ bintu ‘Umais dan Shafiyah bintu ‘Abdil Muththalib radhiallahu ‘anhuma. Tampak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menshalati jenazah putrinya. Setelah itu beliau duduk di sisi kubur putrinya. Sembari kedua mata beliau berlinang air mata beliau berta “Adakah seseorang yg tdk mendatangi istri semalam?” Abu Thalhah menjawab “Saya.” Kata beliau “Turunlah!”
Jasad Ummu Kultsum radhiallahu ‘anha dibawa turun dlm tanah pekuburan oleh ‘Ali bin Abi Thalib Al-Fadhl bin Al-‘Abbas Usamah bin Zaid serta Abu Thalhah Al-Anshari radhiallahu ‘anhu. Ruqayyah dan Ummu Kultsum dua putri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam semoga Allah meridhai keduanya….
Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab.
Sumber bacaan:
•Al-Isti’ab karya Al-Imam Ibnu ‘Abdil Barr
•Ath-Thabaqatul Kubra karya Al-Imam Ibnu Sa’d
•Ats-Tsiqat karya Al-Imam Ibnu Hibban
•Fathul Bari karya Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-‘Asqalani
•Siyar A’lamin Nubala karya Al-Imam Adz-Dzahabi
•Tahdzibul Kamal karya Al-Imam Al-Mizzi
Sumber: www.asysyariah.com
Related Post:Tag : Abu Lahab, Alaihi Wa Sallam, Anha, Anisah, Ayah Bunda, Bernama, Cahaya, Kalian, Kekasih, Khadijah, Kisah, Muhammad Bin, Nabi Allah, Pemuda, Penulis, Putra, Ruqayyah, Sakinah, Subhanahu Wa, Ummu abu lahab ummu jamil utbah utaibah arti kata ummu kultsum cerita sahabat nabi pengertian adab perjalanan ebook utsman bin affan kelahiran ummu kulsum Kisah Abu Lahab kisah cinta sahabat usman ibn affan kepada rasulullah kisah hijrah ke enam KISAH RUQAYYAH MUHAMMAD kisah ummi kulsum
You can leave a response, or trackback from your own site.
